Toraja Culture

Kete Kesu Toraja

Mei 28, 2024 | by torajaculture.com

Kete Kesu Toraja

Pendahuluan: Kete Kesu Toraja

Torajaculture.com Desa wisata tradisional dan budaya Kete Kesu berada di Tana Toraja yang berada di Sulawesi Selatan. Tempat ini terletak empat kilometer tenggara Rantepao. Orang-orang dari kota dengan padang rumput dan sawahnya ini terkenal dengan cara hidup tradisionalnya. Tempat bernama Kete Kesu ada di Desa Bonoran, Desa Tikunna Malenong, Kecamatan Sanggalangi, Kabupaten Toraja Utara. Tidak jauh dari pusat kota Makale terdapat kota wisata ini. Hanya membutuhkan waktu 30 menit dengan sepeda motor untuk sampai ke sana. Posisinya sangat cerdas. Aliansi Masyarakat Adat Nusantara ( AMAN ) memilih kota wisata Kete Kesu sebagai tempat perayaan Hari Masyarakat Adat Sedunia ( HIMAS ) Internasional pada 9 Agustus 2023. Hal tersebut bukanlah sebuah kejutan.​​​​

Romba Marannu Sombolinggi, penanggung jawab kelompok HIMAS, mengatakan banyak tempat di Toraja yang bisa dijadikan lokasi HIMAS. Namun Desa Kete Kesu dipilih sebagai lokasi perayaan HIMAS tahun ini karena mudah dijangkau dari sejumlah kawasan adat. Romba mengatakan masyarakat dari 32 tempat berbeda di Toraja akan hadir pada perayaan HIMAS malam ini.

“Ini yang kami pikirkan : Kete Kesu mudah dijangkau peserta HIMAS dari mana saja, ” kata Romba, Kamis, 8 Maret 2023.

Saat ini Romba menjabat Ketua PD AMAN Toraya. Ia juga mengatakan Kete Kesu merupakan salah satu destinasi wisata tradisional dan budaya ikonik di Toraya yang mudah dijangkau. Masyarakat Toraya mempercayai teori “Tallu Lolona ” yang meliputi “l olo t au” (manusia), “l olo p atuoan” (hewan), dan “ l olo t anananan” (tumbuhan). Beliau mengatakan bahwa ketiga hal tersebut manusia, hewan, dan tumbuhan harus saling terhubung dan tetap pada tempatnya.

Pengertian Kete Kesu

“Kete Kesu adalah rumah kita bersama, mari kita datang memeriahkan HIMAS,” tandasnya. Salah seorang Masyarakat Asli Kete Kesu bernama Tinting Sarungallo mengaku senang dan senang perayaan HIMAS digelar di rumahnya. “Kami sangat bersyukur ada kegiatan HIMAS di Kete Kesu, ” ujarnya sambil tersenyum. Tinting mengatakan, upaya Masyarakat Adat Kete Kesu menyambut HIMAS di maksudkan untuk membantu kelompok tersebut menyiapkan lokasi acara. Setelah itu siapkan proyek-proyeknya untuk dipamerkan di pesta HIMAS nanti. “Sejauh ini, semua persiapan sudah selesai.” Kami siap menerima anggota HIMAS di sini, ujarnya.

Apa yang Membuat Kete Kesu Unik

Desa Kete Kesu di perkirakan sudah sangat tua. Sayangnya, kota ini tidak berubah sama sekali sejak pertama kali di bangun, meski sudah ada sejak lama. Pemandangan persawahan terlihat saat Anda berjalan menuju Kete Kesu. Dari sana, para tamu akan melihat deretan rapi rumah adat Tongkonan yang juga di kenal dengan rumah adat Toraja. Tak jauh dari Tongkonan terdapat sebuah gua atau tebing batu yang di gunakan sebagai kuburan masyarakat sekitar 700 tahun yang lalu. Terdapat makam di bebatuan sekitar gua. Salah satu tempat terbaik untuk dikunjungi wisatawan di Kabupaten Toraja Utara adalah Desa Kete Kesu yang merupakan situs desa adat tertua.​​

Menjaga Sejarah Masyarakat Toraja Tetap Hidup​​

Bahwa kota ini merupakan salah satu tempat bermulanya sejarah Masyarakat Adat Tana Toraja. Tengkorak dan tanda-tanda pengetahuan kuno lainnya yang di temukan di Kete Kesu menunjukkan kebenarannya. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat zaman dahulu yang tinggal di Desa Kete Kesu hidup ratusan tahun yang lalu.

Kuburan di Tebing Batu​

Lihatlah dinding batu Kete Kesu. Ada beberapa makam khusus yang di bangun di titik tertinggi. Di sanalah orang-orang Tua Tana Toraja di makamkan.​

Sakral

Orang mengatakan Kete Kesu suci karena di beberapa tempat kita dapat menemukan beberapa makam di bukit yang terdapat tulang belulangnya. Masyarakat Toraja akan berkumpul di Kete Kesu pada hari-hari penting untuk menghormati leluhur dengan upacara adat.

Situs Warisan UNESCO

Kawasan Kete Kesu kini di kenal sebagai Cagar Budaya Warisan Dunia oleh UNESCO. Wilayah Sulawesi Selatan di kenal dengan sebutan Negeri Raja Langit karena kaya akan budaya dan pemandangan alam yang indah. Hal ini menunjukkan dalam Kete Kesu. 

Penutup: Kete Kesu Toraja

Kete Kesu Toraja bukan hanya sebuah tradisi, tetapi juga cerminan budaya dan nilai-nilai luhur masyarakat Toraja. Upacara pemakaman yang unik dan penuh makna ini membawa kita menyelami filosofi hidup masyarakat Toraja yang erat dengan alam, leluhur, dan spiritualitas.

RELATED POSTS

View all

view all