Toraja Culture

Makale Tanah Toraja

Mei 7, 2024 | by torajaculture.com

Makale Tanah Toraja

Pendahuluan: Makale Tanah Toraja

Torajaculture.com – Pada artikel ini Mimin akan memberi kalian pemahamaan makale tanah toraja. Makale adalah sebuah kecamatan di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Kota ini juga merupakan pusat pemerintahan atau ibu kota kabupaten Tana Toraja. Malang berjarak sekitar 310 km dari Kota Makale. Anda bisa naik bus selama tujuh jam atau pesawat berukuran sedang selama tiga puluh menit untuk sampai ke kota kecil ini. Letaknya sekitar 1500 meter di atas permukaan laut di Makale, yang berarti udara di sana sangat sejuk. Cara hidup Toraja masih berdampak besar pada kehidupan sehari – hari masyarakat, sehingga menjadikannya tempat yang bagus untuk berlibur.​​​

Kota Makale menjadi kabupaten kota

Bicara tentang menjadikan Kota Makale menjadi kabupaten kota. Kabupaten yang bisa bergabung adalaah

-Makale Utara

-Makale Selatan

Sejarah Nama 

Nama Bagaimana Nama Kota Makale Terbentuk. Selain itu, makale dahulu di kenal dengan nama Tongpindi. Karena itu, Makale bukanlah sebuah kata dari rumpun bahasa Toraja.​ Berasal dari sebuah kata dari rumpun bahasa Toluwu. Pada masa Perang Bone dan Toraja, banyak orang Toraja yang gugur di Tongpindi. Karena Luwu dan Toraja bertetangga, Kerajaan Luwu pun mengirimkan tentara untuk membantu Toraja. Namun mereka semua bingung karena sudah tiga hari tanpa malam dan pagi. Saat itu orang Luwu menyebut MAKALE yang artinya pagi. Karena itu, Seiring berjalannya waktu, masyarakat Toraja Tongpindi pun menggunakan MAKALE untuk memberi nama tanahnya. Untuk mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Luwu, mereka memberi nama itu.

Sejarah pembentukan​​ Makale

tahun 1948 dan 1949 Pada tahun 1961 terjadi perubahan cara pemerintahan menjalankan Kabupaten Daerah Tana Toraja.​ Surat Gubernur Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan Nomor 2067 A menyebabkan perubahan tersebut terjadi. Hingga surat ini di terbitkan, Tana Toraja telah berubah dari 15 kecamatan dengan jumlah desa sebanyak 410 desa menjadi memiliki 9 kecamatan dengan jumlah desa sebanyak 135 desa. Kecamatan Makale di jadikan salah satu kecamatan. Dengan bantuan Surat Keputusan Nomor 450 / XII / 1965 dari Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan, di bangunlah desa gaya baru. Pada tanggal 20 Desember 1965, surat keputusan ini dikirimkan.

Surat Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Tana Toraja Nomor 152 / SP / 1967 dituangkan dalam surat keputusan ini. Surat ini terbit pada tanggal 7 September 1967 dan membicarakan tentang bagaimana Desa Gaya Baru terbentuk. Di Kabupaten Daerah Tingkat II Tana Toraja, didirikan 65 Desa Gaya Baru. Kemudian, desa – desa tersebut dimekarkan menjadi 186 desa. Tatanan ini membagi Kecamatan Makale menjadi 7 desa dan 20 desa.

Agama Jumlah Penduduk Kota

Makale pada tahun 2020 berpenduduk 40.010 jiwa, terdiri dari 20.591 laki- laki dan 19.419 perempuan. Menurut informasi Kementerian Dalam Negeri tahun 2020, masyarakat Makale sebanyak 81,11 % beragama Kristen. Selain itu, Dari jumlah tersebut, 62,81% beragama Protestan dan 18,30% beragama Katolik. Berikutnya adalah sebagian besar umat Islam ( 18,77 %) dan sebagian kecil umat Hindu ( 0,07%). Berikutnya adalah umat Buddha (0,03%), Konghucu (0,01%), dan Kepercayaan (0,01%). 

Ekonomi Kota Makale Tanah Toraja

Sebagian besar masyarkat kota Makale bekerja sebagai pedagang atau pegawai negeri. Selama 5 (Lima) tahun terakhir pertumbuhan ekonomi toraja raya cukup baik dan secara umum selalu berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional, hanya Pada Tahun 2020 mengalami penurunan  ekonomi sebagai dampak pembatasan kegiatan masyarakat akibat Pandemi COVID-19. Kabupaten Tana Toraja mengalami kontraksi sebesar -0.28 % sedangkan Kabupaten Toraja Utara masih dapat tumbuh positif dengan angka 0,17%.

Penutup: Makale Tanah Toraja

Makale, Tana Toraja, bukan sekadar tempat wisata biasa. Di sini, Anda akan menemukan perpaduan budaya yang unik, panorama alam yang memukau, dan keramahan penduduk lokal yang tak terlupakan. Pengalaman wisata di Makale akan membawa Anda menjelajahi desa tradisional, menyaksikan tradisi dan ritual adat Suku Toraja, mengunjungi makam gua yang penuh misteri, dan menikmati keindahan alam pegunungan yang menakjubkan.

Datanglah ke Makale, Tana Toraja, dan rasakan sendiri pesona budaya dan keindahan alam yang tiada duanya. Buatlah kenangan indah yang tak terlupakan di destinasi wisata istimewa ini!

RELATED POSTS

View all

view all